Month: April 2017

Guardiola : Jangan Salahkan Bravo Ketika Manchester City Kebobolan

Pelatih asal Katalan tersebut menyatakan bahwa masalah utama dari mudahnya Manchester City kebobolan bukanlah terletak seluruhnya pada penjaga gawang akan tetapi pada kurangnya keinginan dari pemain Manchester City yang kurang ingin bertahan ketika diserang.

Pep Guardiola mengatakan bahwa performa dari penjaga gawang dari Manchester City musim ini terlihat buruk atau menjadi korban dari ketikamampuan dan ketidakinginan dari para pemain yang dimilikinya untuk bertahan dengan baik.

Dikarenakan hal tersebut, Claudio Bravo harus menjalani musim perdana yang buruk di Inggris. Karena kebobolan yang begitu buruk, mantan penjaga gawang dari Barcelona tersebut ditepikan sementara waktu. Salah satu rekor buruk yang dicatatkan oleh kiper ber paspor Chili tersebut adalah kebobolan 6 gol dari 6 shot on target.
Guardiola Jangan Salahkan Bravo Ketika Manchester City Kebobolan
Kiper yang selama ini menjadi cadangan yaitu Willy Caballero ditengah performa buruk Bravo berhasil mencuat untuk menjadi kiper nomor satu di Etihad Stadium. Walaupun begitu kiper yang berkepala plontos tersebut harus juga mengalami mimpi buruk ketika gelandang serang Chelsea Eden Hazard membobol gawangnya setelah Caballero tidak dapat menangkap bola dengan sempurna.

Bravo yang kembali masuk ke line-up pada pertandingan minggu lalu melawan Hull City kembali harus menerima nasib buruk karena memperpanjang rekor kebobolannya 6 gol dari 6 shot on target menjadi 7 gol dari 7 shot on target.

Akan tetapi Guardiola lebih merasa tidak nyaman dengan cara pemainnya bertahan ketika menghadapi Hull. Dirinya mengatakan bahwa hal paling krusial telah disampaikan kepada para pemain mengenai cara mereka bertahan selain itu dirinya juga telah menyampaikan kepada Bravo untuk tetap berjuang hingga akhir musim ini.

“Masalah utama dari kebobolan ini tidak terletak pada Claudio Bravo ataupun pada Willy,” kata Guardiola. “Merupakan sangat penting ketika anda melihat tim anda diserang oleh tim lawang seperti Hull dan anda sebagai pelatih melihat 6 pemain anda yang dilapangan tidak terlihat ingin bertahan. Ketika tendangan sudut, para pemain tersebut terlihat seperti tidak memperdulikan apa yang terjadi di depan gawang sehingga kami terlihat harus mengandalkan 4 pemain untuk bertahan melawan 6 pemain lawan di kotak penalty.

“Masalah utam tidak terletak pada penjaga gawang. Setiap orang dapat membaut keasalahan, melakukan penyelamatan yang bagus dan banyak juga pemain yang melewatkan peluang emas yang seharus menjadi gol.”

Hazard Adalah Pemain Terpenting Di Premier League

Chelsea berhasil menjadi bintang ketika tim nya Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City. Peran playmaker asal Belgia bandar togel tersebut sepanjang pertandingan bahkan lebih besar dari top skor klub saat ini yaitu Diego Costa.

Eden Hazard membuktikan bahwa dirinya menjadi pemain yang paling berpengaruh bagi klubnya setelah berhasil mencetak 2 gol ketika Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City 2-1. Kemenangan ini membuat Chelsea semakin dekat dengan gelar juara setelah pada pertandingan sebelumnya dikalahkan oleh Crystal Palace 1-2.

Hazard yang pada minggu ini dibanding-bandingkan dengan dengan bintang Barcelona Lionel Messi melanjutkan performa luar biasanya pada musim ini seperti yang dilakukannya ketika membawa Chelsea memenangka liga pada musim 2014/15.

Pemain Belgia tersebut memborong semua gol yang disarangkan oleh Chelsea ke gawang Caballero. Perolehan 2 gol tersebut membuat Hazard berpeluang untuk mengulang ataupun melampaui pencapaian 19 gol yang dirinya cetak 2 musim lalu. Pencapaian nya tersebut membuatnya menjadi tokoh sentral dalam memimpin tim nya untuk menjadi juara pada minggu-minggu akhir musim ini.
Hazard Adalah Pemain Terpenting Di Premier League
Pemain berharga Chelsea tersebut bahkan mendapatkan standing ovation ketika dirinya digantikan pada menit ke-88 setelah Manchester City terlihat tidak begitu mengancam lagi. Dirinya sendiri sangat diharapkan untuk mengulang apa yang dirinya lakukan ketika membuat rival satu kota yaitu Tottenham Hotspur kehilangan gelar mereka pada musim lalu.

Tottenham yang berhasil mencetak comeback ketika mengalahkan Swansea 3-1 membuat pertarungan untuk gelar juara belum berakhir judi togel dan hal ini membuat Chelsea terpaksa harus berhadapan dengan Tottenham Hotspur untuk memastikan gelar Premier League. Sebelumnya Chelsea telah dipastikan akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di semifinal FA Cup.

Pada pertandingan ini Conte berhasil membuat Chelsea menunjukan bahwa tim mereka dapat tampil baik walaupun tanpa Victor Moses yang menjadi tokoh sentral di posisi Wingback kiri. Absennya Moses sesungguhnya membuat Chelsea sempat kesulitan seperti yang terjadi ketika mereka dikalahkan oleh Crystal Palace.

Walaupun mendapatkan kemenangan, Hazard etap bersikap tenang dan rendah hati dan berusaha untuk dapat ampil lebih baik. Dirinya menjadi contoh dari sosok yang memimpin yang berbeda dengan John Terry yang menjadi pemimpin yang vokal di ruang ganti.

Yang membuat Hazard luar biasa tidak hanya gol yang dicetak nya bahwa sang pemain hampir saja mencetak assist ketika togel online Cesc Fabregas berpeluang untuk mencetak gol. Hazard sendiri sempat berpeluang untuk mencetak gol ketiga pada menit ke-76 setelah Chelsea melancarkan counter attack.

3-4-3 Adalah Kunci Chelsea Musim Ini Tanpa Hal Tersebut Chelsea Terancam

Cedera yang didapat oleh Victor Moses yang menempati posisi di wing-back kanan membuat Chelsea harus membayar judi Sbobet mahal pada Derby London dan saat ini kelemahan skuad Antonio Conte tersebut terkuak ketika menghadapi Crystal Palace.

Pentingnya Victor Moses di Chelsea akhirnya tidak dapat dibantah setelah Antonio Conte melakukan perubahan formasi mendadak dari 3-4-3 menjadi 3-5-2 ketika menghadapi Crystal Palace. Perubahan ini membuat Antonio Conte menelan kekalahan kedua di Stamford Bridge sepanjang musim ini sekaligus kehilangan 3 poin penting yang dibutuhkan dalam untuk mengunci gelar Premier League.

Gol cepat yang dibukukan oleh Wilfried Zaha dan Christian Benteke setelah gol Cesc Fabregas yang membawa Chelsea unggul lebih dahulu menumbuhkan kembali harapan persaingan di Premier League setelah Crystal Palace berhasil mengunci kemenangan 2-1 di Stamford Bridge.

Sebelum tim asuah Sam Allardyce berhasil membuat sebuah kejutan di Premier League musim ini, Chelsea sesungguhnya telah cukup beruntung karena mendapatkan cedera pemain yang lebih sedikit dari tim lain pada musim ini. Chelsea juga tercatat sebagai tim yang tidak melakukan banyak perubahan pada starting line up yang mereka turunkan sepanjang musim akan tetapi mereka dipaksa untuk melakukan perubahan besar ketika menghadapi Crystal Palace.
3-4-3 Adalah Kunci Chelsea Musim Ini Tanpa Hal Tersebut Chelsea Terancam
Victor Moses yang menjelma menjadi salah satu wing-back kanan terbaik di liga dibawah komando Conte harus absen karena cedera betis. Absennya Moses yang membuat Chelsea memasang Pedro di posisinya menghasilkan permainan yang tidak stabil sehingga berujung pada kekalahan dari Crystal Palace.

Pedro yang diplot diposisi Moses terlihat lebih fokus pada tugasnya untuk bertahan daripada menyerang dan dirinya Teman Judi terlihat sebagai salah satu pemain Chelsea yang tidak nyaman bermain sehingga menyebabkan sisi kanan menjadi terbuka yang menjadi awal gol kedua Palace.

Posisi dari sang pemain Spanyol tersebut juga memberikan efek kepada N’Golo Kante dan Cesar Azpilicueta yang mana berada pada posisi yang salah ketika Zaha dan Benteke bekerjasama untuk memperlihatkan apa yang diperlukan untuk menjadi pemenangan.

Lini tengah dan depan Chelsea terlihat tidak cair dan bermain cukup baik ketika bermain dalam formasi 3-5-2. Hal ini harus membuat Chelsea harus mulai mempertimbangkan beberapa modifikasi ataupun adaptasi permainan sebelum mereka meninggalkan formasi 3-4-3.

Merupakan fakta jika Pedro harus mengalami tiga perubahan posisi setelah bermain selama 90 menit setelah Conte memasukan Michy Batshuayi dan Wlllian untuk mengatasi masalah di sebelah kanan Chelsea.

Conte mencoba untuk tetap tenang setelah gol kedua Crystal Palace akan tetapi Chelsea harus menghadapi masalah sulit karena mereka menghadapi masalah yang telah lama mereka tidak hadapi yaitu mengejar ketinggal setelah di bobol 2 kali. Selain kehilangan kecairan, tim asuhan Conte juga kehilangan kengototan di depan gawang yang selama ini menjadi karakter mereka selama ini.

Diego Costa terlihat tidak menjadi seperti dirinya setelah datangnya tawaran dari Tianjin Quanjian yang bermain Sbobet di Liga Super China. Dirinya kehilangan beberapa kesempatan termasuk kesempatan dari sudut mati kiper pada menit ke-22. Selain peluang tersebut, babak kedua dirinya juga membuang peluang setelah sundulannya terbang diatas mistar gawang.